Daun Jarak Bali, Tanaman Hias Berkhasiat Obat Kulit



Salah satu keunggulan daun jarak bali digunakan dalam pengobatan tradisional. Tetapi umumnya tanaman ini dijadikan sebagai tanaman hias, karena bentuknya dianggap sangat menarik. Nama latin jarak bali disebut Jatropha podagrica Hook, merupakan terna tegak yang bermanfaat sebagai obat dan hiasan. Jarak bali adalah spesies tumbuhan yang dikenal diluar negeri dengan nama Buddha belly plant (tanaman perut Buddha) dan Bottleplant shrub (semak botol). Nama lain jarak bali juga disebut sebagai jarak batang gajah.

Daun Jarak Bali

Menurut pengobatan tradisional, tanaman ini dapat meredakan nyeri (analgesik), antiradang, menghilangkan bengkak. Juga dapat digunakan untuk membuang racun (detoksikan) dan penurun panas. Tanaman ini asli berasal dari Amerika tropis, kemudian disebarkan sebagai tanaman hias di berbagai belahan dunia.

Ciri-ciri batang membesar seperti botol, berbentuk vasculum yang berisi getah. Tanaman jarak bali memiliki bunga karang berwarna merah yang dapat berbunga sepanjang tahun. Menurut studi, getah tanaman termasuk biji mengandung racun curcin. Tanaman ini tampak menarik menjadi hiasan, karena mampu mengundang kupu-kupu karena keindahan bunganya.

Tanaman jarak bali dapat tumbuh setinggi 0,5 hingga 1,5 meter. Getah tanaman ini berwarna putih, batang tunggal dan sangat sedikit cabang. Ciri khas yang dimiliki diantaranya pangkal batang yang membesar seperti botol. Ciri-ciri daun jarak bali bertangkai yang panjangnya antara 20 hingga 30 cm. Bentuknya bulat telur melebar, ujung runcing atau membulat.

Tanaman jarak bali memiliki bunga dalam malai yang bertangkai panjang. Didalamnya terdapat bunga betina dan jantan. Selain itu, jarak bali juga berbuah dengan bentuk elips melebar sepanjang 1,5 cm. Didalamnya terdapat biji yang berbentuk lonjong atau bulat panjang.

Cara Menanam Daun Jarak Bali


Budidaya tanaman jarak bali termasuk sangat mudah beradaptasi terhadap lingkungan. Tanaman ini dapat tumbuh pada tanah yang kurang subur, tetapi memiliki pengairan baik. Pastikan air tidak tergenang dan pH tanah optimal antara 5 hingga 6,5. Tanaman daun jarak bali sanggup menghasilkan buah pada kondisi curah hujan sedikit. Jarak bali termasuk tanaman awet yang dapat tumbuh selama puluhan tahun. 

Perbanyakan jaraka bali bisa dengan cara stek cabang atau batang, juga dari benih. Stek batang sebaiknya menggunakan cabang yang telah cukup dewasa atau berkayu. Sementara perbanyakan dari benih dapat dipilih dari biji yang telah tua. Cara stek jarak bali tidak begitu rumit, persiapkan media tanam dalam polybag yang berisi campuran tanah, pasir dan kompos. Potong batang sepanjang 15-20 cm, dan sisakan 2-3 lembar daun. Tancapkan stek batang pada media tanam, kemudian letakkan dibawah tempat yang teduh. 

Memperbanyak tanaman dengan benih sebaiknya memilih biji unggulan. Pilih kualitas biji yang paling baik dan letakkan dalam polybag kecil berisi kompos. Pembibitan benih dapat berlangsung selama 2 hingga 3 bulan, sebelum memindahkannya ke pot yang lebih besar.

Baca juga:

Manfaat tanaman jarak bali telah dikenal luas dalam pengobatan tradisional. Daun jarak bali diyakini dapat menyembuhkan sakit demam, bengkak karena pukulan, dan gigitan serangga atau ular berbisa. Cara membuat ramuannya sangat sederhana, cukup dengan merebus 10 gram daun segar. Kemudian peras daun untuk diambil sarinya dan dapat diminum. Ampas rebusan digunakan untuk pengobatan kulit luar.

Referensi

  • Jatropha podagrica. Publish by Inchem.
  • Jatropha podagrica, image courtesy of Wikimedia Commons.
Daun Jarak Bali, Tanaman Hias Berkhasiat Obat Kulit Daun Jarak Bali, Tanaman Hias Berkhasiat Obat Kulit Reviewed by Suzy Amelya on 11/13/2017 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.