9 Tanaman Penangkal Santet, Makhluk Halus Dan Guna-guna



Sejak dahulu, nenek moyang Asia telah lama memanfaatkan beragam tanaman penangkal santet dan guna-guna untuk melindungi keluarganya. Teks-teks kuno menyebutkan, bahwa tanaman ini tidak hanya berkhasiat menyembuhkan penyakit, tetapi juga berpotensi magis. Percaya atau tidak, beberapa suku masih memanfaatkan tumbuhan dalam kehidupan mereka. Walupun praktek ini sebenarnya perlahan-lahan mulai hilang ditelan zaman, tidak ada salahnya untuk mengetahui manfaatnya.

Tanaman Penangkal Santet

Beberapa pemikiran mungkin tidak masuk akal, sehingga harus mempercayai mitos tanaman penangkal santet yang dipraktekkan dalam tradisi. Tetapi menurut keyakinan religius, tanaman ini sangat mirip dengan lambang ke-ilahian tertentu. Atau bisa jadi berkaitan dengan nama orang bijak sehingga membuat tanaman itu suci. Hal ini yang membuat tanaman tersebut dianggap sakral, seperti pohon Bodhi dari Sakya Muni atau Buddha. Tanaman Nyagrodha atau Banyan (Ficus benghalensis) dari Kasyapa, Udumbara (Ficus glomerata) dari Kanaka muni. Tanaman Sirisa (Albizia lebbeck) dari Krakuchhanda, tanaman Asoka (Saraca indica) dari Vipaswi, dan tanaman Pundarika/seroja (Nelumbium speciosum) dari Sikhi.

Tanaman Penangkal Santet


Ada beberapa tanaman penangkal santet dan guna-guna yang digunakan oleh penduduk India sejak ribuan tahun lalu. Tumbuhan ini sejak dahulu telah digunakan untuk penyembuhan terhadap sihir atau untuk menghilangkan efek negatif. Tetapi seiring perkembangan zaman, tradisi ini perlahan-lahan mulai hilang. Diantara tanaman yang dimaksud antara lain adalah sebagai berikut:
  1. Tanaman paku kecil, nama latin adalaha Cheilanthes Tenuifolia dari keluarga Polypodiaceae. Tanaman paku kecil di India sangat sangat berharga, karena akarnya dapat menghilangkan pengaruh sihir ataupun santet jahat.
  2. Menurut tradisi nomaden di Rajasthan, sejenis tanaman zig-zag atau penawar lilin (Pedilanthus) dapat menangkal santet dan sihir. Caranya dengan mengikat daunnya ke leher anak kecil sebagai jimat.
  3. Tradisi Oriyan Saoras membuat jimat dari potongan kulit tanaman Trewia Nudiflora digunakan sebagai pelindung melawan sihir dan guna-guna. Kalung ini juga dapat melindungi ibu-ibu menyusui dari makhluk halus.
  4. Tanaman sesuru, nama latin Euphorbia Antiquorum dari keluarga Euphorbiaceae. Dalam bahasa Hindi tanaman ini disebut Tridhara. Menurut tradisi, tanaman sesuru memiliki kekuatan untuk menangkal petir. 
  5. Tanaman malaka, nama latin adalah Emblica officinalis. Merupakan pohon suci bagi umat Hindu dan menurut suku-suku di India, tanaman ini berkhasiat magis.
  6. Biji syrian rue (latin: Peganum Harmala) yang dibakar sangat bermanfaat untuk mengusir roh jahat atau untuk mencegah kutukan sihir. Asap yang berasal dari biji ini juga dapat mengusir nyamuk dan membunuh kuman. Tanaman ini juga termasuk salah satu tumbuhan halusinogen.
  7. Tanaman Prisniparni, nama latin Uraria Picta, dapat melindungi seseorang dari ahli sihir yang menyebabkan aborsi.
  8. Pohon tertentu seperti Semicarpus Anacardium, ebony India atau Diospyros Melanoxylon, dan legundi (Vitex Negundo), juga berkhasiat magis. Selain diyakini berpotensi sebagai obat herba, ranting tanaman digunakan oleh suku Oroan di India untuk mencegah santet, mengusir roh jahat dan pengaruh jahat lainnya. 
  9. Tanaman jarong atau sangketan (Achyranthes aspera) digunakan dalam ilmu sihir dan untuk keperluan medis melawan penyakit Ksetriyas. Penyakit ksetriya menekankan karakteristik spiritual, simbolisme kelahiran yang mengacu pada tubuh lain. Hal ini dijelaskan dalam Atharvaveda untuk menghindari mantra yang menyebabkan pelaku santet memilih mundur. 

Secara umum, tanaman penangkal santet dan guna-guna terkait dengan mitos para Dewa dan termasuk dalam tradisi Arya. Seperti tanaman Tulasi (Ocimum sanctum) dan Amalaka (Phyllanthus emblica) terkait dengan kisah Dewa Wisnu. Tanaman Maja (Aegle Marmelos) terkait dengan kisah Dewa Siwa, dan teratai berhubungan dengan kisah Dewi Lakshmi. Manfaat tanaman-tanaman ini telah alama diakui, bahkan masih digunakan hingga kini. Kisah ini dapat dibaca pada halaman:


Bagi orang-orang Hindu, semua tanaman penangkal santet memiliki susunan daunnya yang serasi. Misalnya tanaman Crataeva Religiosa atau disebut garlic pear, bahasa Hindi disebut Varuna. Tanaman ini dikaitkan dengan Trimurti yaitu Brahma, Wisnu, Siwa. Di India Selatan, daunnya yang dikelupas dan dipersembahkan kepada dewa-dewa. Juga tanaman maja atau Bilva, Mandara (Erythrina indica) atau Dadap/cangkring, memiliki susunan daun trifoliate dan dipersembahkan ke Siwa.

Referensi

Plants Myths & Traditions in India. By Shakti M. Gupta, 1968.
9 Tanaman Penangkal Santet, Makhluk Halus Dan Guna-guna 9 Tanaman Penangkal Santet, Makhluk Halus Dan Guna-guna Reviewed by Suzy Amelya on 10/09/2017 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.