Budidaya Tillandsia, Tanaman Udara Tanpa Media Tanam



Saat ini sudah banyak orang muali menanam varietas Tillandsia sebagai tanaman hias. Perawatan dan budidaya tillandsia, tanaman udara yang menjadi incaran kolektor tanaman hias terbilang mudah. Tillandsia merupakan genus dari sekitar 650 spesies tanaman berbunga abadi dan hijau. Tanaman ini termasuk keluarga Bromeliaceae yang berasal dari hutan, pegunungan dan padang pasir Amerika Tengah dan Selatan, serta Hindia Barat. Salah satu air plant atau tanaman udara adalah Spanish Moss (Tillandsia Usneoides).

Budidaya Tillandsia, Tanaman Udara

Tanaman Tillandsia dianggap unik, tanaman ini menutup stomata di siang hari untuk mencegah penguapan air. Kemudian membukanya di malam hari untuk memperbaiki karbon dioksida dan melepaskan oksigen. Budidaya tillandsia tidak mengkhawatirkan di suhu tropis antara 32-10 derajat Celsius. Tetapi tanaman ini sangat sensitif terhadap embun beku, kecuali spesies Tillandsia usneoides, dapat bertahan di suhu -10 derajat Celsius.

Pada umumnya spesies Tillandsia termasuk epifit, dapat tumbuh tanpa tanah saat menempel pada media yang lain. Sebagian besar spesies menyerap kelembaban dan nutrisi melalui daun, menyerap air hujan, embun, debu, daun yang membusuk dan sisa kotoran serangga. Beberapa jenis tanaman udara adalah lumut bola (Tillandsia recurvata) dan lumut Spanyol (Tillandsia usneoides). Kedua jenis tanaman tillandsia terdiri sekitar 730 spesies yang terbagi menjadi tujuh subgenera yaitu: 
  1. Tillandsia subgenera Allardtia (A. Dietr) Baker
  2. Tillandsia subgenera Anoplophytum (Bir) Baker
  3. Tillandsia subgenera Diaphoranthema (Bir) Baker
  4. Tillandsia subgenera Phytarrhiza (Vis.) Baker
  5. Tillandsia subgenera Pseudalcantarea Mez
  6. Tillandsia subgenera Pseudo-Catopsis Baker
  7. Tillandsia subgenera Tillandsia

Ada pula empat spesies yang saat ini dilindungi di bawah CITES II yaitu Tillandsia harrisii, Tillandsia kammii, Tillandsia mauryana, Tillandsia xerographica.

Budidaya Tillandsia dan Perawatan


Tillandsia di Indonesia sudah cukup dikenal dari beberapa spesies. Adapun budidaya tillandsia dan perawatan air plant dapat mengikuti petunjuk berikut ini:
  1. Ambil anakan atau bibit tillandsia, kemudian letakkan ke media tanam. Media tanam dapat berupa kayu ataupun batu. Jika memilih batu, sebaiknya ambil batu bata yang dapat menyerap air. Ini berguna sebagai cadangan air jika sewaktu-waktu suhu udara panas, dan lupa menyiram.
  2. Tillandsias memerlukan air dan mineral melalui dedaunan, bukan akar. Pastikan untuk menyiramnya secara rutin dan jangan sampai kering. Tetapi tandon tidak boleh terlalu basah, dan banyaknya air tergantung suhu udara lingkungan.
  3. Tanaman ini membutuhkan cahaya matahari, semakin tinggi kelembaban udara maka semakin tinggi cahaya yang dibutuhkan. Varietas berdaun keperakan biasanya dapat tumbuh di bawah sinar matahari penuh.
  4. Penting diperhatikan, tanaman dalam rumah kaca yang terpapar sinar matahari penuh dapat membuat tillandsia kekeringan. Perhatikan kelembaban dan kadar air tanaman ini.
  5. Di tempat yang sangat cerah di dalam rumah, dapat merendam tanaman ini seminggu sekali. Tergantung metode mana yang akan digunakan, perendaman atau penyemprotan butiran air setiap hari. 
  6. Penyiraman tillandsia biasanya pada bagian belakang daun atau ujung pangkal daun. Bila disiram terlalu banyak, air akan menggenang dan tanaman akan membusuk.
  7. Apabila bepergian selama sebulan, jangan rendam tanaman ini. Letakkan diluar, di tempat yang sejuk dan relatif teduh tanpa penyiraman. Tillandsia dapat bertahan selama berbulan-bulan tanpa menyiram dengan cara ini.
  8. Jangan menyiram tanaman dengan air dingin bersuhu dibawah 10 derajat celsius. Tanaman ini tidak suka lembab dan berair, serta suhu dingin dalam jangka waktu yang lama.
  9. Tillandsia memiliki tingkat pertumbuhan yang sangat lambat dan bertahan hidup dengan sedikit kelembaban dan asupan nutrisi. Pupuk yang digunakan berupa pupuk organik cair dengan metode penyemprotan. 

Cara budidaya tillandsia dan merawatnya diatas cukup mudah diterapkan. Cara memperbanyak tillandsia juga dapat diterapkan dengan media tanam berupa kayu. Atau dapat mengikuti petunjuk disini: Cara Budidaya Tanaman Bromelia. Tanaman induk akan mengeluarkan anak, kemudian pisahkan ke media berbeda. 

Selain sebagai tanaman hiasan, tillandsia juga bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Ramuan tradisional dari tanaman ini sudah diterapkan beberapa negara selama ratusan tahun. Contohnya dapat dibaca disini: Manfaat Kayu Angin tau Lumut Jenggot, juga digunakan sebagai tanaman obat di Indonesia. 

Referensi

  • The Plant Book. Publish by Cambridge University Press, 1997. 
  • Tillandsia Bulbosa, image courtesy of Wikimedia Commons.
Budidaya Tillandsia, Tanaman Udara Tanpa Media Tanam Budidaya Tillandsia, Tanaman Udara Tanpa Media Tanam Reviewed by Suzy Amelya on 10/02/2017 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.