Budidaya Tanaman Neoregelia Dan Cara Merawatnya



Tanaman yang satu ini memang cukup unik dan sangat indah jika berada dihalaman rumah Anda. Neoregelia merupakan genus tanaman berbunga dari keluarga Bromeliaceae, subfamili Bromelioideae. Tanaman ini diduga berasal dari hutan hujan Amerika Selatan, kemudian menyebar dan dibudayakan keseluruh dunia. Budidaya tanaman neoregelia terbilang sangat mudah, dan cara merawatnya dengan memastikan cadangan air di kantungnya.

Budidaya Tanaman Neoregelia

Genus Neoregelia (Neo), nama baru untuk Aregelia yang terdiri lebih dari 100 spesies. Bunganya kecil dan pendek, tumbuh roset secara epifit atau di tanah. Tanaman ini dapat hidup dengan nutrisi yang terdapat pada cairan yang menggenangi daunnya. Nama genus ini diberikan untuk Eduard August von Regel, Director St.Petersburg Botanic Gardens di Russia (1815–1892). Tanaman ini memiliki daun yang besar dan relatif datar dengan corak daun berwarna warni. Bagian pusat tanaman berbentuk lubang dangkal yang sering terisi sebagian air, dan merupakan tempat bunga mekar. Daun langsung mengelilingi perbungaan dan paling sering warnanya cerah. 

Tanaman Neoregelia Bromelia merupakan tanaman yang sangat baik beradaptasi di berbagai kondisi. Sehingga dalam suhu panas pun bisa dijadikan tanaman indoor atau luar ruangan. Jenis tanaman ini dapat dipilih mulai dari varietas tanaman rumahan hingga varietas eksotis yang lebih langka, seperti Neoregelia 'Rafael' Bromeliad.

Budidaya Tanaman Neoregelia


Budidaya tanaman neoregelia paling umum menggunakan tunas baru atau anak tanaman dari induk yang berumur dewasa. Anakan ini kemudian dipisahkan dari induknya, dan dirawat dengan cara menjaga kadar air dan nutrisi. Beberapa tips berikut menjelaskan bagaimana budidaya tanaman neoregelia dan cara merawatnya dirumah.
  1. Pastikan tanaman mendapatkan sinar matahari terbuka, terutama pada pagi dan sore hari. Neoregelia membutuhkan cahaya untuk menghasilkan variegasi pada daunnya. Pastikan juga untuk menjaga tanaman dari panas terik, sinar matahari langsung akan membuatnya terbakar dan mati.
  2. Tanaman neoregelia mengumpulkan sekaligus menyerap air di kantung dan daunnya. Air ini terimpan sekitar 1/4 volume kantung, tetapi di musim dingin ataupun musim hujan bisa membuatnya busuk. 
  3. Sebaiknya keluarkan air dari kantung setiap bulan, jika tidak maka stagnan dan bakteri akan berkembang. 
  4. Jika kondisi cuaca panas, maka 2 atau 3 kali pengisian air seminggu akan membuat neoregelia tumbuh subur. Tetapi perlu diingat, jangan mengisi air berlebihan. Pastikan untuk menggunakan air hujan, air mineral atau suling.
  5. Tanaman neoregelia mendapatkan nutrisi dari materi organik yang jatuh di atasnya. Yang paling baik adalah menyemprotkan pupuk organik ke dedaunan dan membasahi setengah bagian tanaman. 
  6. Menurut beberapa orang, tidak perlu membuat tanaman ini berbuah ataupun berbunga. Karena keindahannya terletak pada corak daun, sehingga tidak diperlukan pupuk buah/bunga. Tetapi jika menginginkannya, pastikan tidak terlalu banyak memberi pupuk kedalam kantong air. Cukup lakukan pemupukan 1-2 kali dalam setahun, jangan berlebihan.
Baca juga:

Sebagai tambahan, budidaya tanaman neoregelia sangat menyukai kelembaban dan curah hujan seperti di hutan tropis. Dimana air hujan yang bersih langsung jatuh kedalam kantung dan sela-sela daun. Tanaman neoregelia tidak memiliki sistem akar, sehingga tidak begitu sulit perawatannya. Tanaman induk biasanya bertahan lama sebelum menghasilkan anak tanaman atau tunas baru. Tunas baru ini dapat dipisahkan dari induknya dengan cara memotong dengan pisau tajam dan bersih. Biasanya tunas tanaman tumbuh perlahan dan tidak berbunga hingga mencapai usia 3 tahun.

Referensi

  • RHS A-Z encyclopedia of garden plants. Publish by Dorling Kindersley, 2008.
  • Neoregelia, image courtesy of Wikimedia Commons.
Budidaya Tanaman Neoregelia Dan Cara Merawatnya Budidaya Tanaman Neoregelia Dan Cara Merawatnya Reviewed by Suzy Amelya on 10/25/2017 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.