Manfaat Daun Cakar Ayam Untuk Kanker Nasofaring Dan Serviks



Pernah mendengar nama cakar ayam? Cakar ayam adalah spesis tanaman yang dalam bahasa latin disebut Selaginella doederleinii Hieron. Manfaat daun cakar ayam sudah dikenal sejak dahulu ampuh menyembuhkan beberapa penyakit. Digunakan sebagai anti piretik atau penurun demam tinggi, mengandung anti toxic dan anti kanker (anti neoplastik). Juga digunakan sebagai hemostatik atau untuk menghentikan pendarahan dan anti bengkak (anti oedem), pembersih darah, dan stomakikum.

Manfaat Daun Cakar Ayam

Secara tradisional, cakar ayam disebut juga sebagai Paku rane, Tai lantuan, Usia, dan bahasa asing lebih familiar dengan anama Scrawl dan Shi Shang Be. Para orang tua kita terdahulu telah lama menggunakan cakar ayam sebagai campuran ramuan obat tradisional di Asia. Tidak seperti tanaman suplir, jenis tanaman ini jarang diketahui orang, sehingga penggunaannya tidak begitu sering terdengar.

Cakar ayam merupakan spesis tumbuhan merambat, tumbuh dengan daun sederhana seperti daun microphylls. Batang tanaman bersifat aerial, horizontal merayap di lapisan bawah. Selaginella adalah satu-satunya genus tanaman vaskular dari keluarga Selaginellaceae, spikemosos ataupun Clubmosys yang lebih rendah. Memiliki skala daun yang mengandung ligule dan memiliki spora dari dua jenis.

Manfaat Daun Cakar Ayam


Di kondisi kering, beberapa spesies Selaginella dapat bertahan terhadap dehidrasi. Kemudian ketika cuaca kembali lembab, tanaman ini menjadi hijau kembali kembali (poikilohydry). Adapun manfaat daun cakar ayam adalah sebagai:
  1. Penghilang panas dan lembab atau menurunkan demam.
  2. Melancarkan peredaran darah, sebagai anti racun, anti neoplasma, penghenti pendarahan (hemostatis) dan menghilangkan bengkak.
  3. Menurut Dalimarta (1999), manfaat daun cakar ayam untuk mengobati penyakit tenggorokan termasuk mengatasi batuk, infeksi saluran nafas, dan radang paru.
  4. Digunakan untuk mengobati diare, keputihan, tulang patah, rematik arthritis.
  5. Telah digunakan sebagai obat kanker selama ratusan tahun. Dipercaya menyembuhkan karsinoma nasofaring, koriokarsinoma, kanker paru-paru, dan kanker serviks.
Ekstraksi dan ramuan tradisional yang paling dikenal dari Tionghoa. Tanaman paling banyak ditemukan di Selatan dan Barat Daya negara China, terutama di ketinggian rendah. Metabolisme asam arachidon transrant sangat berpengaruh dalam proses inflamasi dan karsinogenik. Tingginya kandungan senyawa yang terdapat pada daun cakar ayam, telah menjadikannya sebagai salah satu obat kanker selama ratusan tahun.

Studi dan penelitian manfaat daun cakar ayam dipublikasikan pada jurnal berjudul Antitumor Activities of Ethyl Acetate Extracts from Selaginella doederleinii Hieron In Vitro and In Vivo and Its Possible Mechanism.
Manfaat Daun Cakar Ayam Untuk Kanker Nasofaring Dan Serviks Manfaat Daun Cakar Ayam Untuk Kanker Nasofaring Dan Serviks Reviewed by Suzy Amelya on 8/01/2017 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.