Cara Menanam Lumut Di Pot Bunga, Bonsai, Halaman Dan Merawatnya



Banyak orang yang sudah mulai mencoba cara menanam lumut di pot bunga dan bonsai untuk menambah daya tarik tersendiri. Beragam jenis lumut dapat dipilih, mulai dari yang berserat lembut hingga berwana hijau mencolok. Yang paling umum dibudidayakan masyarakat dari jenis bryophyta adalah pleurocarpous, yaitu jenis lumut yang berkembang dan menyebar dengan cepat. Kemudian lumut Acrocarpous, tumbuhan ini berkembang dalam bentuk rumpun dengan ciri menebal.

Cara Menanam Lumut Di Pot Bunga

Mungkin banyak orang yang tidak mengetahui, ada jenis lumut yang berbunga. Tetapi umumnya budidaya lumut dipilih berwarna hijau, menutupi seluruh permukaan tanah. Pilihlah jenis lumut yang berkembang dan tumbuh sangat cepat untuk menutupi permukaan tanah. Tumbuhan lumut juga sangat baik untuk dijadikan tanaman hias dalam ruangan. Sejak dahulu, manfaat lumut untuk kesehatan telah digunakan dalam pengobatan kulit.

Begini Cara Menanam Lumut Pada Pot Bunga


Adapun cara menanam lumut pada pot bunga dan bonsai, untuk menutupi permikaan halaman, dapat mengikuti langkah berikut:
  1. Sebelum memulai, pastikan lebih dahulu tujuan dan maksud penanaman lumut. Misalnya untuk hiasan tanaman bonsai ataupun untuk menutupi permukaan tanah dalam pot.
  2. Carilah bibit lumut dari hutan ataupun alam liar, dapat ditemukan di bantaran sungai. Beragam jenis akan ditemukan dan bisa menentukan lumut yang paling sesuai disandingkan dengan tanaman pot.
  3. Gunakan scrub ataupun sekop untuk mengikis lumut beserta akarnya, dan ambil juga tanah yang berada dibagian bawah.
  4. Sebelum memindahkan lumut ke tanah, uji pH tanah dan perbaiki kondisi kesuburan tanah. Kadar pH yang baik antara 5 hingga 5,5 akan cukup membantu perkembangan yang lebih cepat.
  5. Bersihkan permukaan media tanam dari rumput liar. Permukaan tanah halus dan rata karena pertumbuhan lumut mengikuti tekstur.
  6. Letakkan bibit lumut, tekan ke bawah agar lumut tidak terlepas atau hanyut terbawa erosi.
  7. Letakkan lumut ditempat yang teduh, kurang cahaya matahari. Lumut akan tumbuh subur dibawah pohon yang rindang. Apabila terkena panas matahari, upayakan agar menjaga lumut tetap lembab.
  8. Untuk mempercepat penyebaran lumut, pecahkan gumpalan lumut menjadi berukuran 0.5 cm. Tanam pecahan lumut ini dengan jarak sekitar 3 cm.

Cara Mudah Merawat Tanaman Lumut


Untuk menjaga kestabilan perkembangan dan pertumbuhan lumut, sebaiknya melakukan perawatan untuk mempercepat dan membuat tanaman tampak hijau subur. Berikut empat langkah perawatan tanaman lumut yang bisa dikerjakan dirumah:
  1. Siram lumut secara teratur setelah penanaman, hingga berkembang menutupi seluruh permukaan pot. Gunakan penyiraman yang lembut, karena lumut mudah rusak dan mengelupas terkena tekanan air.
  2. Kurangi penyiraman air setelah melewati waktu sebulan setelah penanaman.
  3. Apabila selama pertumbuhan lumut menunjukkan warna hijau gelap dan tidak sempurna, maka kurangi penyiraman air.
  4. Jaga kelembaban lumut untuk menghindari kekeringan yang membuat lumut berwarna cokelat dan mati.
Langkah-langkah cara menanam lumut pada pot bonsai dan untuk menutupi permukaan halaman dapat diterapkan dengan mudah. Tanaman lumut berkembang cepat karena menyerap nutrisi lebih banyak di udara daripada media tanamnya. Sangat mudah dirawat dan tidak memerlukan pupuk tambahan. Lumut yang telah mati akan menjadi nutrisi organik yang akan diserap kembali.

Untuk persediaan herba tanaman obat, sebaiknya memilih jenis lumut yang berfungsi untuk bahan ramuan herba. Beberapa jenis lumut yang saat ini diyakini bisa menyembuhkan penyakit antara lain Frullania Tamaricis untuk antiseptik dan anti jamur. Marchantia polymorpha, untuk mengobati penyakit hepatitis, gigitan ular berbisa dan serangga. Cratoneuron, untuk mengobati jantung. Dan spesis Rhodobryum giganteum, berguna untuk obat bius.
Cara Menanam Lumut Di Pot Bunga, Bonsai, Halaman Dan Merawatnya Cara Menanam Lumut Di Pot Bunga, Bonsai, Halaman Dan Merawatnya Reviewed by Suzy Amelya on 8/05/2017 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.