Cara Menanam Dan Merawat Pohon Kurma Cepat Berbuah



Pohon kurma atau Date Palm, bahasa latin disebut Phoenix Dactylifera. Merupakan tanaman jenis Dioecious, memiliki tanaman jantan dan betina yang tumbuh secara terpisah. Seiring perkembangan teknologi pertanian, sebagian besar perkebunan menggunakan budidaya stek. Cara menanam dan merawat pohon kurma agar cepat berbuah dengan metode stek. Metode stek biasanya akan berbuah 2 hingga 3 tahun lebih awal dibandingkan dengan pembibitan biji.

Cara Menanam Dan Merawat Pohon Kurma

Umumnya tanaman kurma tumbuh dan berkembang dari biji kecambah. Tetapi hanya 50 persen tanaman betina yang ditanam akan berbuah. Tinggi pohon kurma umumnya sekitar 15 hingga 25 meter. Tanaman ini tumbuh secara tunggal, ataupun membentuk rumpun pada sebuah sistem akar tunggal. Rumpun ini berasal dari induk tanaman betina yang muncul diusia 3 tahun, kemudian tumbuh secara liar.

Budidaya tanaman kurma di halaman rumah akhir-akhir ini semakin marak. Selain sebagai tanaman hiasan, tanaman lahan kering ini juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Adapun manfaat tanaman kurma antara lain:

  1. Senyawa tannin dapat digunakan sebagai pembersih darah dari toksin.
  2. Astringent sangat baik untuk kesehatan usus yang bermasalah.
  3. Buah kurma dapat mengatasi sakit tenggorokan, hidung, demam dan selesema bronkial.
  4. Kurma dipercaya juga dapat menetralkan kondisi orang yang keracunan alkohol.
  5. Getah atau aren dari batang kurma digunakan untuk mengobati diare dan penyakit kelamin.
  6. Aren kurma dapat dijadikan sebagi minuman beralkohol, gula aren dan sirup. Atau hampir sama seperti pohon palm nipah.
  7. Akar pohon kurma digunakan untuk mengobati sakit gigi.
Adapun panjang daun antara 3 hingga 5 meter. Ditandai dengan duri pada tangkai daun, menyirip dan mempunyai 150 pucuk daun muda. Panjang daun muda sekitar 30 cm dan lebarnya 2 cm. Daun ini bisa digunakan sebagai pembuatan kerajinan dan anyaman tikar. Ada pula yang menggunakannya sebagai bahan campuran masakan, seperti sayur dan pembuatan roti.

Cara Menanam Dan Merawat Pohon Kurma

  1. Langkah pertama cara menanam dan merawat pohon kurma agar cepat berbuah adalah memilih kutivar yang sesuai di iklim tropis. Tidak semua jenis tanaman kurma bisa tumbuh subur dan berbuah di Indonesia. Pada umumnya budidaya kurma dihasilkan dari kultivar kurma Amir, Ajwa, Lulu, dan kurma Nabi.
  2. Bersihkan biji kurma dari sisa daging yang masih menempel dengan air ataupun pasir halus. Pembersihan ini berfungsi untuk menghindari serangga agar tidak merusak biji.
  3. Untuk memilih biji kurma yang bagus, sebaiknya lakukan perendaman. Proses perendaman kedalam air mineral membutuhkan waktu kurang lebih 5 hari. Pada hari terakhir, dapat ditambahkan zat pengatur tumbuh (ZPT) agar cepat tumbuh kecambah.
  4. Penanaman dari kecambah menggunakan jarak, kemudian pindahkan kedalam polibag setelah berumur 4 minggu.
  5. Siapkan media tanam yang sesuai dengan tanaman kurma, diperlukan kandungan unsur hara tetapi tidak lembab. Misalnya mencampur arang sekam dengan dengan kompos, yang dikombinasikan dengan pasir.
  6. Selain dari biji, dapat mengunakan bibit yang diambil dari induk tanaman kurma betina. Bibit ini akan muncul setelah induk betina berumur tiga tahun. Biasanya tumbuh disisi tanaman betina, ambil dan pisahkan kedalam polibag.
  7. Tanaman kurma tidak perlu sering disiram, karena tumbuhan ini biasanya hidup di daerah gersang tetapi mengandung nutrisi yang cukup. Seperti halnya cara menanam lidah mertua dan menanam lidah buaya, yang termasuk tumbuhan xerofit.
  8. Pemindahan dari polibag ke kebun, sebaiknya menyisipkan satu tanaman kurma jantan disetiap 25 tanaman kurma betina. Ciri kurma jantan memiliki daun dan duri lebih panjang yang banyak tumbuh ditangkai.

Cara Merawat Pohon Kurma Agar Cepat Berbuah


Setelah tanaman dewasa, sangat penting menjaga tanaman agar dapat tumbuh dan berkembang seperti yang diharapkan. Perawatan berkala dan teratur sangat mempengaruhi hasil panen nantinya. Untuk tanaman hias didepan rumah, pastikan menanam kurma jantan dan betina agar bisa berbuah. Perawatan rutin dapat mengikuti langkah sederhana sebagai berikut:

  1. Tanaman kurma biasanya berbuah pada usia 4 hingga 8 tahun. Pada usia 4 hinga 5 tahun, tanaman kurma betina akan belajar berbunga untuk pertama kalinya. Lakukan penyerbukan buatan dengan mengambil serbuk sari bunga jantan dan taburkan ke bunga betina.
  2. Pada masa pembuahan, berikan asupan nutrisi cukup dengan cara pemupukan. Pastikan pengendalian air dan kelembaban tanah, jangan sampai menyebabkan perkembangan jamur.
  3. Perawatan rutin tentunya tidak luput agar pembuahan dapat berlangsung secara maksimal. Lakukan penjarangan, pemangkasan, dan membersikan tanaman dari gulma disekitarnya.
Penting diperhatikan dalam cara menanam dan merawat pohon kurma. Pohon kurma sangat rentan terhadap penyakit Bayoud yang disebabkan jamur Fusarium Oxysporum. Pengendalian jamur merupakan hal yang sangat sensitif. Terlebih iklim tropis yang sering hujan dapat menyebabkan kelembaban berlebihan pada tanah.

Date Palm from Fazenda Terra in Bahia, Brasil. Image courtesy of Wikimedia Commons.
Cara Menanam Dan Merawat Pohon Kurma Cepat Berbuah Cara Menanam Dan Merawat Pohon Kurma Cepat Berbuah Reviewed by Suzy Amelya on 8/09/2017 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.